Ini 5 Alasan untuk Tidak Membeli HP Black Market Batam

Ini 5 Alasan untuk Tidak Membeli HP Black Market Batam

Batam sudah lama terkenal dengan kota yang menawarkan hp black market murah. Kebanyakan hp yang dijual awalnya berasal dari negara tetangga yaitu Singapura. Namun dengan semakin berkembangnya bisnis hp black market di Batam, hp yang dijual di Batam juga banyak yang berasal dari Jepang hingga Amerika.

Banyak orang yang tertarik dengan hp black market meski barang yang mereka beli bukan barang resmi yang memiliki izin jual di Indonesia. Alasan yang paling sering muncul tentu karena harganya yang sangat miring. Bayangkan saja, iPhone X dengan kapasitas memori 64 GB yang masih dijual di kisaran harga Rp 15 juta di Indonesia, dilepas dengan harga Rp 6 juta saja di pasar black market Batam.

Punya hp berspesifikasi tinggi dengan harga yang murah, siapa sih yang tak mau? Apalagi saat ini banyak penjual hp black market Batam yang sudah menjajakan barangnya secara online, sehingga pembeli tak harus jauh-jauh pergi ke sana. Kalau kamu termasuk salah satu yang berniat membeli hp Batam secara langsung atau secara kredit hp online, sebaiknya pikirkan lagi risiko-risiko yang harus kamu tanggung berikut ini.

1. Barang rekondisi

Hp yang kebanyakan dijual di Batam adalah hp bekas pemakaian. Namun, seringkali penjual menawarkan hp dengan kondisi yang sangat mulus seperti baru. Namanya juga hp bekas pakai, seharusnya ada bekas pemakaian kan meski sedikit? Nah, biasanya sebelum dijual kembali, para teknisi di sana sudah membongkar komponen hp tersebut terlebih dahulu supaya hp terlihat baru. Mulai dari mengganti casing, mengganti LCD, bahkan hingga mengganti baterai menjadi baterai rakitan. Inilah yang disebut dengan rekondisi, barang yang dijual sudah mengalami perbaikan sana-sini.

2. Berkualitas buruk

Nah, setelah mengetahui bahwa kebanyakan hp Batam adalah hp rekondisi, sekarang kamu bisa menilai sendiri kira-kira seperti apa kualitas barang tersebut. Karena dikerjakan oleh teknisi yang tidak resmi, kualitas finishing-nya pun tidak bisa dijamin bagus. Penggantian komponen secara paksa bisa menyebabkan beberapa cacat pengerjaan. Misalnya layar LCD yang terangkat atau tidak pas, sampai penggunaan lem yang berantakan. Sayang sekali kan?

3. Aksesori palsu dan berkualitas rendah

Hampir semua hp yang beredar di pasar bebas Batam hanya berupa unit saja. Kamu akan diberikan opsi untuk membeli hp dalam bentuk unit, atau full set dengan menambah kardus dan aksesori seperti charger dan headset. Jika kamu membeli full set, penjual akan mengatasinya dengan menambah aksesori palsu dan memiliki kualitas rendah. Jadi jangan heran kalau usia baterai hp Batam tak seawet yang original, karena salah satu sumber penyakitnya datang dari aksesori yang bukan bawaan pabrik. Alih-alih nyaman, aman, dan awet digunakan, hpmu malah menjadi cepat rusak ke depannya.

4. Tak ada garansi resmi

Ketika membeli hp Batam, risiko hp cepat rusak pun menjadi semakin besar. Sebenarnya, garansi bisa jadi penyelamat kamu untuk kasus ini. Namun umumnya penjual hp Batam hanya menyediakan garansi toko. Sayangnya garansi yang diberikan relatif singkat, bahkan hanya 7 hari saja. Itupun garansinya memerlukan proses yang cukup ribet. Mereka bersedia untuk memperbaiki hp yang telah dibeli, dengan catatan biaya kirim dan biaya lainnya ditanggung pembeli. Proses perbaikannya pun terkadang cukup lama karena mereka harus mencari komponen yang diambil dari hp sejenisnya. Cukup mengerikan kan?

5. Banyak penipuan online

Masih tertarik untuk beli hp Batam? Kamu harus  ekstra hati-hati, terutama jika membelinya secara online. Karena peminatnya yang cukup banyak, ada beberapa pihak tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan ini sebagai penipuan bermodus hp Batam. Bahkan tak sedikit pembeli yang  melaporkan bahwa penjual hp Batam tidak mengirimkan barang, meski uang sudah dikirim. Jika kamu tetap mau beli hp Batam, pastikan penjual memiliki rekening bersama sehingga transaksi lebih aman.

Saat ini banyak sekali hp kelas menengah asli berspesifikasi tinggi dengan harga mulai Rp 2 juta hingga Rp 3 jutaan yang bisa kamu beli dengan kredit hp online tanpa survey via Kredivo. Dibandingkan iPhone atau Samsung seri terbaru tapi black market dari Batam yang kualitasnya diragukan, kamu bisa memilih hp asli murah dengan spesifikasi yang tak jauh berbeda seperti Asus atau Xiaomi. Sebaiknya jangan memaksakan diri untuk hp black market iPhone seri terbaru demi terlihat “wah”.

Sudah murah, di Kredivo, kredit hp online tanpa survey, tanpa dp, bunga rendah, dan pilihan tenornya juga variatif yaitu 3, 6, dan 12 bulan. Bagi kamu yang berumur 18 tahun ke atas, punya penghasilan Rp 3 juta per bulan, dan berdomisili di Jabodetabek, Bandung, Semarang, Surabaya, Palembang, Denpasar, atau Medan, kamu udah bisa daftar akun Kredivo dan kredit hp online di berbagai merchant online Kredivo seperti Tokopedia, Bukalapak, Lazada, Blibli, JD.id, dan masih banyak lagi yang lainnya. Kamu bisa lihat di halaman Kredivo untuk lihat cara daftar akun dan kredit hp online tanpa survey via Kredivo.

Lebih baik dapat hp biasa tapi kualitas jempolan dibanding beli hp premium tapi black market. Selain bisa berfungsi maksimal dan tahan lama, beli hp asli tentunya lebih minim risiko.