KELANGKAAN ELPIJI : Pasokan Gas Melon di Pangkalan Tidak Ada Tambahan | Kota Jogja BERITA DUNIA

Berita terbaru hari ini mengabarkan tentang KELANGKAAN ELPIJI : Pasokan Gas Melon di Pangkalan Tidak Ada Tambahan | Kota Jogja.

Kelangkaan elpiji diatasi dengan menambah pasokan.

Solopos.com, JOGJA — Pertamina menambah lagi pasokan gas LPG 3Kg menyusul banyaknya keluhan akan kelangkaan bahan bakar subsidi tersebut di pasaran. Namun, berdasarkan pantauan Solopos.com, pasokan ke pangkalan gas relatif normal dan tidak ada penambahan.

Baca Juga : KELANGKAAN ELPIJI : Pasokan Ditambah, 33.760 Gas Melon Didistribusikan

Wasiso, pengelola pangkalan gas di Lempuyangan mengaku tidak ada tambahan pasokan dari agen yang memasok. Pasokan masih normal seperti biasa, yakni berkisar antara 90 tabung sampai 100 tabung.

“Pasokan selalu datang setiap Selasa dan Jumat. Pasokan hari ini [kemarin] ada 100 tabung yang diturunkan dari truk,” ujar Wasis, Selasa (12/9/2017).

Wasis mengatakan setiap pasokan gas melon tiba, pembagian gas diprioritaskan untuk pengecer. Dia mengungkapkan saat ketersediaan pasokan lebih dan mencukupi, setiap pedagang eceran bisa mendapatkan tujuh sampai sepuluh tabung.

“Tetapi kalau memang barangnya lagi sulit, pokoknya dibagi rata. Biasanya saya akan langsung membagi jumlahnya. Misal ada 80 tabung, sepuluh tabung nanti untuk yang beli ecer, lainnya untuk yang kulakan,” jelas Wasis.

Purwanti, salah satu pedagang eceran gas LPG 3Kg mengaku beberapa hari sejak Lebaran, bahan bakar ini sulit diperoleh. Rerata setiap kali barang datang, Purwanti mengaku bisa mengambil lima tabung untuk dijual di warungnya.

Jika harga gas melon di pangkalan dipatok Rp15.500 per tabung, Purwanti mengaku menjual di warungnya seharga Rp19.000 per tabung. “Tapi kalau sedang sulit barangnya, biasanya saya jual Rp20.000 per tabung,” ungkap Purwanti.


KSP.Pratama Surya Makmur, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Cerita aneh menurut berita terbaru tentang KELANGKAAN ELPIJI : Pasokan Gas Melon di Pangkalan Tidak Ada Tambahan | Kota Jogja.