Kota Bekasi tertarik tilang pelanggar lalu lintas pakai CCTV BERITA AKTUAL

Berita terbaru hari ini mengabarkan tentang Kota Bekasi tertarik tilang pelanggar lalu lintas pakai CCTV.

Merdeka.com – Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, tertarik menerapkan sistem tilang bagi pelanggar lalu lintas dengan menggunakan teknologi CCTV. Sayangnya, sistem tersebut bisa diterapkan tiga lagi.

“Kalau sekarang tidak bisa, masih terkendala infrastuktur di lapangan,” ujar Kepala Dinas Perhubungan, Kota Bekasi, Yayan Yuliana, Rabu (13/9).

Yayan mengatakan, pemerintah baru memiliki 11 kamera CCTV yang terpasang di jalan raya. Kamera pengawas tersebut untuk memantau kondisi lalu lintas di sejumlah titik, sehingga memudahkan melakukan pengaturan.

“Kalau dipakai untuk teknologi tilang belum siap,” kata Yayan.

Yayan mengatakan, pihaknya akan menyiapkan infrastuktur tilang menggunakan teknologi CCTV tersebut. Namun, proses persiapan tersebut membutuhkan waktu dan dana. Setidaknya, kata dia, tiga tahun kedepan baru bisa direalisasikan.

Surabaya sudah menerapkan, kami juga ingin menerapkannya,” kata dia.

Menurut Yayan, tilang CCTV diyakini efektif untuk menekan pelanggar lalu lintas. Sebab, pengawasan lebih optimal ketimbang manual yang dilakukan oleh petugas kepolisian di lapangan.

“Kecelakaan lalu lintas bermula dari pelanggaran lalu lintas, kalau pelanggarannya kecil, otomatis kecelakaan bisa ditekan,” ujar Yayan.

Beberapa hari terakhir, kata Yayan, beredar pesan berantai bahwa di Kota Bekasi akan diberlakukan sistem tilang CCTV. Yayan memastikan berita tersebut tidak benar. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan kepolisian yang mempunyai kewenangan menilang. [rhm]

Cerita aneh menurut situs media tentang Kota Bekasi tertarik tilang pelanggar lalu lintas pakai CCTV.