Misbakhun: Rupiah tak hanya alat transaksi, tapi simbol kedaulatan negara HARI INI

Berita terkini hari ini menginformasikan bahwa Misbakhun: Rupiah tak hanya alat transaksi, tapi simbol kedaulatan negara.

Merdeka.com – Anggota Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun menegaskan, mata uang bagi suatu negara tidak hanya berfungsi sebagai alat transaksi perdagangan dan stabilitas ekonomi, namun merupakan identitas dan simbol kedaulatan negara.

“Mencintai dan bertransaksi menggunakan Rupiah sama dengan mencintai kedaulatan dan kemandirian Indonesia,” kata Misbakhun saat memberikan sharing motivation di depan ribuan mahasiswa dalam BI Goes To Campus di Auditorium Institute Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya dikutip dari keterangan resminya di Jakarta, Rabu (22/11).

Misbakhun mengatakan, sesuai UU Mata Uang, Rupiah adalah alat pembayaran yang sah dan wajib digunakan dalam setiap transaksi di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Menurutnya, kewajiban penggunaan Rupiah ada karena uang merupakan salah satu simboldan menjadi salah satu pemersatu dan identitassebuah negara.

Sebagai mata uang NKRI, sudah sewajarnya Rupiah berdaulat di bumi pertiwi, dan digunakan dalam seluruh transaksi.

“Kecintaan terhadap Rupiah merupakan salah satu wujud kecintaan terhadap bangsa. Kecintaan dan kebanggaan terhadap Rupiah dapat pula membantu menjaga kestabilan nilai mata uang kita,” katanya.

Bank Indonesia sebagai mitra kerja Komisi XI DPR juga mendapat apresiasi dari Misbakhun. Pasalnya, program sosial BI sangat bermanfaat bagi pembangunan di masyarakat. Termasuk program BI Goes to Campus ini juga penting bagi mahasiswa.

“Gelaran BI Goes to Campus dengan sasaran mahasiswa sangat tepat untuk menjadikan mereka sebagai pendukung (endorser) melalui media sosial,” tukasnya. [idr]

Berita hari ini yang mengejutkan seperti disampaikan media Indonesia tentang Misbakhun: Rupiah tak hanya alat transaksi, tapi simbol kedaulatan negara.