Pendar Cahaya di Stadion Batakan BERITA TERHANGAT

Berita hari ini tentang Pendar Cahaya di Stadion Batakan.

Stadion Batakan Balikpapan – Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Berkat teknologi pencahayaan yang mutakh ir, Stadion Batakan Balikpapan, Kalimantan Timur kini menjelma menjadi arena olahraga kelas dunia. Stadion itu bukan hanya arena pertandingan tetapi juga panggung hiburan melalui atraksi pencahayaannya.

Manajemen stadion memercayakan pencahayaannya ini kepada Philips Lighting. Perusahaan asal Belanda ini memasang 272 lampu sorot LED Philips Arena Vision untuk stadion berkapasitas 40.000 penonton tersebut. Di antara lampu sorot tersebut juga terpasang lampu Philips Color Kinetics untuk keperluan atraksi cahaya.

Manfaat fasilitas penerangan tersebut dibuktikan saat stadion digunakan untuk menghelat acara Balikpapan Masters Cup pada Senin (5/11). Turnamen mini ini mempertemukan antara legenda Tim Nasional Indonesia dan legenda dari club Arsenal dan Liverpool.

Pembukaan pertandingan persahabatan yang dimulai pada pukul 16.15 WITA ini ditandai dengan dihidupkannya lampu stadion dengan intensitas pendar cahaya yang sedang. Tepat pukul 17.13 WITA, lampu utama stadion mulai dihidupkan pada level tertinggi.

Lampu menyorot penuh area pertandingan hingga tribun penonton. Pencahayaan yang maksimal ini menambah kenyamanan penonton untuk menyaksikan jalannya pertandingan. Penonton dengan jelas dapat menyaksikan para pemain profesional seperti Robert Pires, Luis Garcia, dan Gilberto Silva menggiring bola.

Selepas pertandingan yang dimenangkan oleh Legenda Liverpool, penonton disuguhkan atraksi pencahayaan. Lampu yang sebelumnya menyorot terang, tiba-tiba diatur berkelap-kelip layaknya lampu fl ip fl op. Kilauan cahaya biru, merah, dan hijau menyorot tribun dan atap stadion.

Pendar cahaya ini berwarna-warni. Hasilnya, stadion Batakan tampil cukup futuristik. Suasana stadion tak ubahnya seperti saat konser musik atau pembukaan pesta olahraga.

PERANGKAT LUNAK

Dari sisi teknologi, penerangan di area lapangan dan atraksi cahaya diatur dari satu unit komputer dan aplikasi telepon pintar. Ya, stadion ini telah dilengkapi dengan platform monitor untuk menciptakan pengalaman cahaya dari jarak jauh.

Pada kesempatan ini, Bisnis mengunjungi ruang pengaturan lampu yang berada di area stadion. Team Leader Lighting Application & Specifi er Lighting Philips Vikas Rana memperlihatkan kecanggihan teknologi lampu ini melalui aplikasi dalam telepon pintar.

Dari layar smartphone yang digenggamnya, terlihat daftar menu lampu di Stadion Batakan, contohnya seperti Balikpapan ALL arena vaya, profesional 100, dan training. Begitu Vikas menyentuh menu training, maka lampu stadion seketika berubah menjadi lebih redup.

Ketika disentuh menu Profesional 100, lampu langsung terang benderang. Lampu untuk kategori ini lebih maksimal karena ditujukan untuk menerangi saat pertandingan. Perubahan cahaya terjadi ketika Vikas menyentuh menu ALL arena vaya. Cahaya lampu pada menu ini langsung tampil lebih atraktif. Lampu-lampu ini adalah bagian dari Philips ArenaExperience yang digunakan untuk keperluan hiburan.

Di stadion ini, Philips ArenaExperience menggunakan DMX Control System dengan konsol pencahayaan eksternal guna menciptakan bauran pencahayaan hiburan, sehingga menawarkan konfigurasi lampu sorot luas, dramatis, dan memukau.

“Kami menanamkan kecerdasan pada sistem pencahayaan kelas dunia kami, dan menghubungkannya lewat perangkat lunak agar dapat mengelola, memantau, dan mengendalikan pencahayaan,” katanya.

Lebih jauh Vikas menjelaskan kebutuhan lampu berbeda saat pertandingan. Ketika pertandingan level nasional maka pencahayaan akan diatur ke level tinggi, sedangkan pada pertandingan level internasional pencahayaannya bakal dibuat maksimum.

“Kami sesuaikan dengan standar FIFA,” ujarnya.

Sistem pencahayaan Stadion Batakan juga mendukung penyiaran televisi resolusi tinggi (HDTV) karena lampu-lampu ini tidak berkedip yang berpotensi mengurangi kualitas gambar. Secara keseluruhan, sistem penerangan Stadion Batakan dinilai sama dengan penerangan stadion lain yang ditangani oleh Philips di luar negeri mulai dari Stamford Bridge, Philips Stadium, Amsterdam Arena hingga Cairo Stadium.

Vikas mengatakan bahwa pada masa depan, stadion bukan lagi sebatas arena pertandingan tetapi multifungsi sebagai ruang konser dan pertunjukan lainnya. Dengan demikian, manajemen stadion dapat mengelola stadionnya dengan lebih maksimal.

Berita terbaru ini dikutip dari situs berita tentang Pendar Cahaya di Stadion Batakan.