Presiden Jokowi Berencana Untuk Meniru Kesuksesan Bali

Presiden Jokowi Berencana Untuk Meniru Kesuksesan Bali. Bali tidak diragukan lagi pulau paling terkenal di Indonesia, secara teratur ditampilkan sebagai salah satu tujuan perjalanan terbaik di dunia.

Kesuksesan Bali

Meskipun sekarang dalam keadaan darurat dengan letusan gunung berapi Gunung Agung, yang terletak di bagian timur pulau resor, statistik yang dirilis minggu lalu menunjukkan bahwa Bali telah menjadi pemain bintang untuk sektor pariwisata negara itu. Namun kesuksesan bali tetap maju. sekilas info terbaru.

Hampir empat juta wisatawan mengunjungi pulau itu dalam delapan bulan pertama tahun ini hampir setengah dari 9,25 juta kedatangan terlihat di seluruh negeri selama periode yang sama, menurut Badan Pusat Statistik.

Itu adalah peningkatan 25 persen dalam kedatangan dibandingkan tahun lalu, ketika pariwisata menyumbang 11 persen, atau 172 triliun rupiah, untuk produk domestik bruto Indonesia. Kedatangan 11,5 juta tahun lalu juga menghasilkan pekerjaan terkait pariwisata untuk hampir 12 juta orang Indonesia.

Jadi apa yang akan terjadi jika Indonesia memiliki lebih dari satu Bali. Masukkan strategi pertumbuhan 10 Bali Baru. Presiden Joko Widodo membuat sebuah rencana yang bertujuan untuk meniru dampak ekonomi pariwisata di Bali secara nasional.

Anda semua tahu Bali, surga pulau kita yang terkenal. Dengan infrastruktur yang lebih baik, kami akan meluncurkan program yang disebut 10 Bali Baru, kata Presiden, yang dikenal sebagai Jokowi.

Para analis mengatakan bahwa rencana ambisius untuk menumbuhkan sektor pariwisata melengkapi strategi. Presiden yang lebih luas untuk pembangunan infrastruktur lebih banyak, terutama untuk meningkatkan konektivitas.

Kementerian Pariwisata telah mencantumkan tujuan yang ditetapkan di bawah rencana 10 Bali Baru untuk pengembangan lebih lanjut, yang meliputi peningkatan bandara dan pembangunan fasilitas baru.

Menurut kementerian, lokasi dipilih berdasarkan tiga. Mereka sudah menjadi daya tarik tersendiri, dan mereka akan mendapat manfaat dari akses yang lebih baik dan lebih banyak fasilitas. Strateginya adalah untuk mempercepat pembangunan.

Bagaimana Presiden Jokowi Berencana Untuk Meniru Kesuksesan Bali?

Sebagai permulaan, kami melihat orang-orang dengan potensi tinggi dan yang sudah menjadi ikon, tetapi yang memiliki jumlah pengunjung yang relatif rendah, dan kami menemukan mereka semua memiliki masalah yang sama dengan akses dan infrastruktur.

Salah satu tujuan yang populer di kalangan wisatawan lokal dan asing tetapi menderita karena kurangnya akses langsung adalah Danau Toba di pulau Sumatra. Pengunjung internasional ke danau vulkanik biasanya terbang ke Medan, dan menempuh perjalanan berjam-jam sebelum tiba di lokasi.

Presiden Jokowi dijadwalkan untuk meresmikan peningkatan Bandara Silangit, yang berjarak kurang dari satu jam dari Danau Toba, ke bandara internasional akhir bulan ini. Dengan peningkatan tersebut, perjalanan untuk pelancong dari Singapura, misalnya, akan jauh lebih singkat.

Sekarang kami memiliki penerbangan langsung internasional ke Bandara Silangit. Berikutnya adalah Tanjung Kelayang akhir tahun ini, dan kami juga merancang bandara baru di Kulon Progo yang akan melayani pengunjung internasional ke Borobudur.

Kementerian pariwisata mengatakan bahwa penerbangan tambahan, khususnya oleh maskapai berbiaya rendah, ke dan dari negara-negara tersebut, yang dimulai awal tahun ini, akan membantu meningkatkan jumlah wisatawan.

Baca Juga: News(Telusur) | Politik Liar Urang Sunda KABAR BERITA

Jadi kami ingin tempat-tempat ini memiliki penawaran lengkap seperti Bali, yang memiliki alam, budaya, dan belanja. Pengamat industri umumnya menyambut ambisi pemerintah, tetapi banyak yang mengatakan bahwa Indonesia tidak akan pernah kekurangan tempat untuk dikunjungi.

Masalahnya adalah bahwa banyak destinasi sering dikecewakan oleh konektivitas, fasilitas, atau layanan yang buruk. Beberapa juga menyoroti masalah keamanan, dari protes jalanan massal yang berpotensi. Berubah menjadi kekerasan menjadi serangan teroris oleh militan Islam di negara itu. Itulah penjelasan tentang jokowi yang berencena untuk meniru kesuksesan bali.